Indungsia dotCom

7 February 2010

Kue Keranjang 8 Ton dan Lampion Tinggi 30 Meter

Filed under: Info Negeriku — pazn69 @ 3:23 pm
Tags:

KUE KERANJANG : Kue Keranjang raksasa dibuat di Kota Singkawang untuk memecahkan Rekor MURI. Tingginya satu meter dan berdiameter 2,88 meter. Total berat mencapai 8,735 ton. ZULKARNAEN FAUZI, PONTIANAK POST

SETIAP kali datangnya Imlek dan Cap Go Meh, Kota Singkawang ingin memecahkan rekor MURI. Dua tahun lalu, rekor MURI diperoleh dengan naga terbesar dan terpanjang. Kemudian tahun 2009, rekor MURI kembali diraih dengan lampion terbanyak atau 10.850 buah. Tahun ini, panitia Festival Cap Go Meh 2010, berusaha keras untuk memperoleh rekor MURI kembali. Bahkan, dua rekor MURI sekaligus akan diperoleh.

Zulkarnain Fauzie, Singkawang

HARI-hari Stadion Kridasana Jalan Pelita Singkawang terlihat sepi. Tapi, beberapa hari sebelumnya sudah berdiri sebuah pondok dengan atap daun. Sekelilingnya ditutupi dan ada tulisan dilarang naik. Di pondok itulah, ada wadah besar untuk menampung kue keranjang yang sudah dimasak. “Kue keranjangnya dimasak di rumah kami Jalan Pastoran Singkawang,” kata Phang Kenny, kepada Pontianak Post, ditemani Sekretaris Festival Cap Go Meh 2010, Bong Cin Nen, kemarin siang.
Menurut dia, butuh enam belas hari untuk bisa mengelolah ketan putih dan ditambah dengan gula pasir ini. “Ketan putihnya sebanyak 4,6 ton dan gula pasir 4,6 ton dan air secukupnya,” kata Kenny membuka rahasia pembuatan kue keranjang.

Kenny menambahkan, butuh waktu delapan belas jam untuk memasak ketan hitam bercampur gula. Masaknya menggunakan tunggu dengan kayu bakar. “Kita gunakan tradisional. Tidak ada menggunakan gas atau lainnya. Kue keranjang ini akan dibuat setinggi satu meter dan berdiameter 2,88 meter. Total beratnya mencapai 8,735 ton,” kata Kenny. Sebelum menerima tawaran untuk membuat kue keranjang tersebut, ternyata dia terlebih dahulu merenung dan minta waktu. “Kita minta waktu sama panitia. Setelah itu baru saya katakan sanggup,” kata Kenny. Menurut Kenny, rasanya lebih enak dari kue keranjang yang dijual dipasaran. Sebab, bahan bakunya sangat berkualitas. Kenny pun mempersilahkan mencicipi rasa kue keranjang tersebut. “Nanti, akan dibagikan kepada masyarakat yang hadir ketika malam penutupan,” kata Bong Cin Nen.

Kue keranjang merupakan menu khas menjelang perayaan imlek. Kue ini akan didaftarkan dalam Rekor MURI sebagai kue keranjang terbesar di Indonesia. Menurut Sekretaris Festival Cap Go Meh 2010, Bong Cin Nen, Kota Singkawang kembali ingin memecahkan Rekor MURI untuk katagori kue keranjang dan lampion terbesar di Indonesia. “Tujuan kita juga ingin menyukseskan pelaksanaan Visit Kalbar Year 2010. Kita sambut wisatawan dari berbagai daerah dan luar negeri dengan rekor ini,” kata Cin Nen, kemarin. “Kita akan perlihatkan kepada masyarakat umum mulai tanggal 13 Pebruari mendatang. Sekarang masih dibungkus dan masih finishing oleh pekerjanya,” kata Cin Nen. Tak hanya itu, Kota Singkawang khususnya panitia cap go meh akan mendaftarkan Rekor MURI untuk lampion terbesar. “Butuh waktu lama atau sejak 4 Januari lalu dikerjakan hingga menjelang imlek baru selesai.

Pekerjanya sebanyak 35 orang,” kata Bong Cin Nen. Menurut arsitek lampion raksasa tersebut, Jaya Harsono, kebutuhan bambunya sebanyak 3500 batang yang diperoleh dari Pontianak. Selain itu, kata Jaya yang didampingi pengusaha sukses, Paulus, butuh kain parasut panjangnya dua ribu meter dengan lebar 1,2 meter. Malam hari, kata Jaya, lampion ini membutuhkan pencahayaan yang cukup sehingga dibutuhkan 4000 watt. “Kita punya target, paling lama sehari sebelum imlek sudah selesai,” katanya. Ketua Panitia Festival Cap Go Meh 2010, Lio Kurniawan mengatakan, rekor MURI ini guna menarik wisatawan yang akan datang ke Singkawang. “Biar butuh dana besar, tapi kita inginkan wisatawan datang ke Singkawang. Kedatangannya ini tentu menguntungkan bagi masyarakat dan pemerintah,” kata Lio, belum lama ini. (*)

pontianakpost.com

Leave a Comment »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: